Brokoli kuning
Brokoli kuning

By User Adiwiyata 08 Okt 2025, 08:25:03 WIB Kegiatan Adiwiyata Madrasah
Brokoli kuning

Gambar : Brokoli kuning


1. Identitas Tanaman

 

Nama umum: Brokoli Kuning

 

Nama ilmiah: Brassica oleracea var. italica

 

Famili: Brassicaceae (kubis-kubisan)

 

Jenis tanaman: Sayuran tahunan (semusim)

 

Ciri-ciri umum:

 

Memiliki kepala bunga berwarna kuning keemasan (hasil mutasi atau varietas tertentu dari brokoli hijau).

 

Daun berwarna hijau keabu-abuan.

 

Batangnya tebal dan bertekstur renyah.

 

Biasanya tumbuh setinggi 50–80 cm.

 

 

 

 

---

 

2. Asal-usul Tanaman

 

Brokoli berasal dari wilayah Laut Tengah, khususnya Italia bagian selatan.

 

Nama broccoli berasal dari bahasa Italia “broccolo” yang berarti “tunas kubis”.

 

Brokoli kuning merupakan varietas hasil persilangan atau perubahan warna alami dari brokoli hijau akibat faktor genetik atau kondisi lingkungan (misalnya sinar matahari berlebih atau kekurangan nutrisi tertentu).

 

Sekarang brokoli banyak dibudidayakan di berbagai daerah dataran tinggi Indonesia seperti di Lembang (Jawa Barat) dan Brastagi (Sumatera Utara).

 

 

 

---

 

3. Manfaat Tanaman Brokoli Kuning

 

Kaya akan vitamin C, vitamin K, dan antioksidan.

 

Membantu meningkatkan daya tahan tubuh.

 

Mengandung serat tinggi, baik untuk pencernaan.

 

Membantu menurunkan kolesterol dan tekanan darah.

 

Dapat mencegah penuaan dini karena kandungan antioksidan alami.

 

Kandungan sulforaphane-nya dipercaya membantu mencegah pertumbuhan sel kanker.

 

 

 

---

 

4. Panduan Perawatan Tanaman

 

a. Media Tanam

 

Gunakan tanah gembur yang kaya bahan organik.

 

Campurkan tanah, pupuk kandang, dan sekam dengan perbandingan 2:1:1.

 

pH tanah ideal antara 6,0–7,0.

 

 

b. Penanaman

 

Gunakan benih unggul brokoli kuning.

 

Tanam benih di tray semai selama 2–3 minggu sebelum dipindahkan ke lahan.

 

Jarak tanam sekitar 40 × 50 cm.

 

 

c. Penyiraman

 

Siram tanaman dua kali sehari (pagi dan sore) terutama saat awal pertumbuhan.

 

Hindari genangan air agar akar tidak busuk.

 

 

d. Pemupukan

 

Gunakan pupuk kandang atau kompos setiap 2 minggu.

 

Tambahkan pupuk NPK (16:16:16) dalam dosis ringan setiap 2–3 minggu sekali.

 

 

e. Hama dan Penyakit

 

Waspadai ulat daun, kutu, dan jamur.

 

Gunakan pestisida nabati dari daun mimba atau bawang putih bila perlu.

 

 

f. Panen

 

Brokoli kuning bisa dipanen 60–80 hari setelah tanam.

 

Panen saat bunga belum mekar penuh agar kualitas tetap baik.




Video Terkait:


Write a Facebook Comment

Komentar dari Facebook

View all comments

Write a comment