Binahong Adiwiyata
Binahong
.jpeg)
| Taksonomi | |
|---|---|
| Kerajaan | Plantae |
| Ordo | Caryophyllales |
| Famili | Basellaceae |
| Genus | Anredera |
| Spesies | Anredera cordifolia Steenis |
| Tata nama | |
| Basionim | Boussingaultia cordifolia (mul) |
2. Asal usul tanaman
Tanaman yang konon berasal dari Korea ini dikomsumsi oleh orang-orang Vietnam pada saat perang melawan Amerika Serikat pada tahun 1950 sampai 1970-an.[2] Tanaman ini dikenal juga di kalangan masyarakat Cina dengan nama Dheng San Chi dan telah ribuan tahun dikonsumsi oleh bangsa Tiongkok, Korea, Taiwan, dll. Bagian daun dari tanaman inilah yang biasanya dijadikan sebagai obat alami selain dari batang dan umbinya.
3. Manfaat tanaman
Manfaat untuk Kesehatan Tubuh
-
Kesehatan Pencernaan:
Dengan melancarkan sistem pencernaan dan meredakan peradangan usus, binahong dapat membantu mengatasi masalah seperti sembelit dan maag.
-
Mengendalikan Gula Darah:
Kandungan antioksidan dalam binahong dapat membantu menurunkan kadar gula darah.
-
Kesehatan Jantung:
Binahong dapat melindungi jantung dan arteri dari kerusakan akibat radikal bebas, serta membantu menurunkan kolesterol jahat dan menjaga tekanan darah.
-
Anti-inflamasi:
Sifat anti-inflamasinya membantu meringankan bengkak dan peradangan dalam tubuh.
-
Melawan Infeksi:
Sifat antibakteri dan antioksidannya membantu tubuh melawan bakteri dan melindungi sel dari kerusakan.
-
Mengatasi Ambeien:
Binahong juga dikenal dapat membantu mengobati masalah ambeien atau wasir.
-
Penyembuhan Luka:
Binahong memiliki sifat antiseptik dan anti-inflamasi yang dapat mempercepat proses penyembuhan luka, termasuk luka pascaoperasi.
Manfaat untuk Kulit
-
Mengobati Jerawat:
Kandungan flavonoid dalam binahong bersifat antioksidan, antibakteri, dan, efektif untuk mengatasi jerawat dan komedo.
-
Mencerahkan Kulit dan Mencegah Penuaan Dini:
Mengonsumsi air rebusan binahong secara teratur dapat membantu menjaga kekencangan kulit dan membuat kulit tampak awet muda. 4.
4. Panduan perawatan tanaman
Perawatan Rutin
- Penyiraman: Siram tanaman binahong secara rutin, baik pada pagi maupun sore hari, untuk menjaga kelembapan tanah dan mencegah kekeringan.
- Pemupukan: Berikan pupuk NPK atau pupuk organik cair (POC) setiap bulan selama musim pertumbuhan untuk mendukung pertumbuhan daun dan kesehatan tanaman. Gunakan pupuk sesuai dosis yang dianjurkan untuk menghindari pemupukan berlebih yang dapat merusak akar.
- Pembersihan Gulma: Pastikan untuk membersihkan gulma atau rumput liar di sekitar tanaman binahong agar tidak terjadi perebutan unsur hara antara binahong dan gulma.
Pemangkasan dan Pengelolaan
- Pemangkasan: Lakukan pemangkasan secara teratur untuk mengatur pertumbuhan, membuang dedaunan yang mati atau sakit, dan untuk menjaga bentuk tanaman yang diinginkan.
- Pemantauan Hama dan Penyakit: Periksa tanaman secara konstan untuk tanda-tanda adanya hama atau penyakit. Segera atasi jika ditemukan serangan hama atau penyakit untuk mencegah kerusakan lebih lanjut.
Faktor Lingkungan
- Cahaya: Pastikan binahong mendapatkan sinar matahari yang cukup. Jika ditanam di dalam ruangan atau saat musim dingin dengan hari-hari pendek, mungkin perlu dipindahkan ke lokasi yang lebih terang atau menggunakan lampu pertumbuhan.
- Dukungan: Berikan dukungan pada tanaman binahong, terutama saat tumbuh, untuk membantu menopangnya agar tidak roboh.
_(1).png)




